Kecurigaan Demokrat terhadap pencalonan Kapolri oleh Jokowi

846702_10490613012015_ramadhan_pohan

Ramadhan Pohan  menilai, pemilihan Budi sebagai calon orang nomor satu di Korps Bhayangkara mencoreng citra Jokowi sendiri. Sebab, jelas sudah diperingatkan oleh KPK tapi masih dipilih oleh Jokowi.

“Artinya presiden ceroboh. Mosok sudah diwanti-wanti KPK dan PPATK, eh masih cuek. Ada apa ini? Secara politik, jangan-jangan ada udang di balik batu?” terang Ramadhan curiga.

Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan merasa heran dengan keputusan Presiden Jokowi memilih Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. Padahal, KPK sudah memberikan catatan merah bagi mantan ajudan Megawati Soekarnoputri itu.

Dia meminta agar Jokowi segera menarik nama Budi dari calon tunggal Kapolri. Jokowi diminta mengganti nama lain sebagai calon Kapolri.

“Jika Presiden Jokowi tetap abaikan KPK, saya yakin publik kecewa. Publik tak akan percaya Jokowi lagi. Sebab wong sudah nyata-nyata ditinta merah oleh KPK, kok Presiden masih masa bodo. Publik sepenuhnya mendukung KPK. Ini yang harus dicermati Jokowi,” kata Ramadhan dalam pesan singkatnya kepada merdeka.com, Selasa (13/1).

Dia tak mau menyimpulkan bahwa Budi merupakan orang titipan. Namun yang jelas, kata dia, Jokowi harus mengganti nama Budi Gunawan sebagai calon kapolri.

“Titipan atau bukan, sudah enggak relevan. Soalnya, nama itu sudah diteken Presiden. Kok masih lemah dan gegabah?” pungkasnya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*