Benarkah Kasus Charlie Hebdo Sudah Ada Yang Mengatur? Inilah Daftar Keganjilan Peristiwa Charlie Hebdo

charlie-hebdo1Sapujagat.com – Aksi penembakan oleh orang tak dikenal di kantor majalah satir Prancis Charle Hebdo menewaskan 12 orang. Korban tewas termasuk pemimpin redaksi dan kartunis majalah tersebut.

Ada beberapa hal janggal terkait penembakan Charlie Hebdo yang mengernyitkan alis. Setidaknya ada lima fakta aneh terkait pemberondongan peluru di kantor media itu yang diliput oleh Merdeka.com

Sekitar 20 menit sebelum kejadian, presiden Prancis lewat

236320_presiden-prancis-francois-hollande-dan-pasangannya-valerie-trierweiler_663_382

Ada hal janggal yakni sistem pengamanan saat presiden lewat. Sekitar 20 menit sebelum kejadian, Presiden Prancis Francois Hollande diketahui lewat di depan jalan kantor Charlie Hebdo.

Hal ini menimbulkan spekulasi jika pelaku mengincar nyawa Hollande.

Namun hal janggal yakni sistem pengamanan saat presiden lewat. Tentu saja wilayah radius lima kilometer dan sekitarnya sudah steril dari ancaman ketika sang pemimpin hendak melintas. Suatu keanehan jika teror terjadi di area steril.

Keamanan ketat di luar kantor Charlie Hebdo

news_28225_1420633316

Sebelumnya kantor Charlie Hebdo pernah di serang bom molotov karna mereka membuat serial kartun Nabi Muhammad SAW. Setelah itu manajemen Charlie Hebdo membuat kebijakan tingkat keamanan sekitar kantor diperketat. Bahkan pemerintah Ibu Kota Paris menerjunkan satu hari-satu polisi untuk menjaga Charlie Hebdo.

Lantas kemana para polisi yang menjaganya? Bukankah itu sebuah keanehan?

Pelaku menanyakan nama staf kantor Charlie Hebdo

suspectsdalam

Tak semua staf dibunuh oleh mereka. Nampaknya pelaku memang mengincar orang-orang tertentu saja. Mereka masuk ke kantor dan menanyakan nama para staf satu per satu.

Pelaku terlatih

121222_bdogunmendailymaildlm

Tak seperti teroris lainnya, mereka seolah mempunyai pola sudah diperhitungkan dan matang. Termasuk mengganti mobil di wilayah timur Paris.

Saksi mata peristiwa penembakan di kantor tabloid satir Prancis Charlie Hebdo mengatakan, pelaku mengenakan pakaian serba hitam, mirip seragam militer. Mereka juga melengkapi diri dengan rompi anti-peluru.

Mudahnya pelaku masuk ruangan

sidikjari-131101c

Kantor tabloid satir ini sudah pernah kena serangan bom molotov dan pelbagai ancaman peledakan pada 2011 tentu meningkatkan ketat keamanannya. Akses-akses masuk ke ruangan redaksi diperketat dengan membuat pintu-pintu yang hanya terbuka dengan sensor sidik jari khusus.

Pertanyaannya sekarang? Darimana kedua teroris ini masuk hingga ke ruangan redaksi? Jempol siapa yang mereka pakai untuk bisa sampai kesana?

 

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*