Seruan Ganggu Imigran Muslim di Ceko Datang dari politikus Ceko Keturunan Jepang

safe_image.php

Sapujagat.com – Pria berdarah Jepang sekaligus politikus Republik Cekoslowakia, Tomio Okamura menyerukan pemilik hewan babi dan anjing, yang dianggap najis buat muslim, melepas hewan-hewan mereka di masjid.

Okamura sekaligus mengimbau warga Ceko untuk tidak membeli makanan atau barang toko milik muslim.

“Jaga kehidupan demokratis dengan menjaga kelestarian budaya kita sebelum Islam masuk,” tulisnya pada akun Facebook seperti yang dilansir dari Times of Israel, Senin (5/1) yang di kutip dari Merdeka.com.

Pada Sabtu pekan lalu, dia sempat menulis sebuah catatan yang ditujukan untuk para warga Ceko untuk ‘membersihkan’ para Muslim dari negara mereka dan memperingatkan mereka (Muslim) jika mereka bebas meninggalkan Ceko kapan saja.

“Cukup diingat, kita tidak memiliki toleransi kepada mereka dan mereka hanya tamu di Ceko. Jadi saya sarankan kita tidak boleh bertoleransi dan berbaik hati kepada mereka,” tulis Okamura.

Pemimpin Partai Oposisi Fajar Demokrasi Cekoslowakia (DDP) itu tercatat bukan sekali dua kali bertindak kontroversial. Okamura sempat menolak sistem pemotongan hewan halal. Kebijakan untuk mengakomodasi umat muslim, baginya, harus dilarang di negara Eropa Timur ini.

Tidak dijelaskan, mengapa Okamura yang bukan penduduk pribumi Ceko amat benci dengan imigran. Baik dari negara-negara muslim maupun warga eksodus dari Rumania dan Yunani.

DDP yang dipimpin Okamura pada pemilu 2013 mendapat 6,88 persen suara, termasuk minoritas. Mereka menguasai 14 kursi dari total 200 posisi di parlemen Ceko.

Sebelum melontarkan seruan agar masjid dimasuki hewan-hewan najis, Okamura mengaku telah berbicara dengan tim pengacara. Dia optimis Pemerintah Ceko tidak bisa menjeratnya dengan pasal apapun.

Adapun Menteri HAM Ceko Jiri Dienstbier menolak berkomentar mengenai kemungkinan Okamura dikenai pasal hasutan.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*