Hanya Karna Uang Palsu, 35 Tewas Terinjak di Shanghai

1420062205

Sapujagat.com – Dalam perayaan Tahun Baru di Shanghai setidaknya 35 orang tewas terinjak-injak, setelah warga berebut menangkap uang palsu yang dibuang dari satu gedung di daerah Bund.

Pemerintah daerah Shanghai mengatakan ribuan warga yang berada di Lapangan Chen Yi di Bund saling injak sebelum tengah malam.

Pemicu insiden ini masih harus dikonfirmasikan tetapi media milik pemerintah dan seorang saksi mata di lokasi mengatakan bencana ini dimulai ketika masyarakat yang sedang menanti pergantian tahun berebut uang palsu yang disebar dari satu gedung.

Seorang pria yang membawa salah satu dari 43 orang yang luka ke rumah sakit mengatakan uang palsu itu dilempar dari satu bar di dalam gedung dan merupakan bagian dari perayaan Malam Tahun Baru.

Masyarakat pun berebutan sehingga saling injak kata saksi mata yang mengaku bernama Wu, seperti dikutip kantor berita Reuters.

Seorang perempuan yang berada di lokasi mengatakan situasi di Bund kacau balau.

“Terlalu banyak orang di sana dan mereka tidak bisa lari ke mana-mana,” ujar perempuan yang tidak mau disebutkan namanya itu.

180540_232300_35_tewas

Puluhan keluarga korban berkumpul di rumah sakit menunggu kabar mengenai sanak keluarga mereka, dan beberapa mengemukakan kemarahan karena tidak ada informasi sementara polisi menghalangi mereka masuk ke rumah sakit.

“Banyak anggota keluarga yang ingin masuk dan meminta rumah sakit daftar nama korban luka, termasuk yang masih sadar atau pun pingsan, yang di rawat di sana. Tetapi tidak ada yang memberi informasi itu,” ujar seorang bernama Fan yang mencari berita tentang saudaranya.

“Ini sudah enam jam, tetapi belum ada informasi apapun,” katanya.

Kantor berita pemerintah Xinhua mengatakan kebanyakan korban luka adalah mahasiswa.

Presiden Xi Jinping meminta pemerintah Shanghai segera mencari penyebab insiden ini dan menarik pelajaran.

Xi Jinping juga memerintah pemerintah daerah lain mencegah bencana serupa tidak terjadi.

https://www.youtube.com/watch?v=sJgGLWkD1Cw

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*