1 Warga Yunani Tewas dan Empat Terluka di Antara 478 Penumpang dan Kru Dalam Terbakarnya Kapal Feri Yunani

36d60801-4c6a-4300-a903-5db2504dbac8_169Sapujagat.com – Kebakaran terjadi di garasi dek bawah kapal. Laporan awal mengatakan kebakaran terjadi di sekitar 06.00 waktu setempat, tetapi para pejabat Italia mengatakan api dimulai pada 04.30.

Norman Atlantic adalah kapal feri seberat 26.900 ton yang disewa oleh perusahaan ANEK dari Yunani.

Menurut data lalu lintas laut, feri itu dibangun pada tahun 2009 dan sebelumnya beroperasi di Italia.

Pihak berwenang mengatakan satu orang berkebangsaan Yunani telah meninggal dan empat terluka di antara 478 penumpang dan kru.

Angkatan Laut Italia mengatakan 190 orang sudah bebas dari zona bahaya, dengan 287 lainnya masih di atas kapal.

Sebagian besar penumpang adalah warga Yunani tetapi daftar penumpang termasuk nama dari beberapa negara lain seperti Jerman, Italia, Austria, Turki, Perancis dan Belanda. Banyak dari mereka dilaporkan adalah sopir truk.

ara penjaga pantai Italia mengatakan api telah “dijinakkan” dan kapal sedang dalam upaya penstabilan, yang sulit karena gelombang besar dan angin kencang.

Feri hanya berada di 21 km dari pelabuhan Vlore, Albania, namun seorang juru bicara angkatan laut Italia mengatakan kapal kemungkinan akan ditarik ke Otranto atau Brindisi di Italia.

Penyelamatan penumpang lewat udara akan terus dilakukan sementara perahu sedang ditarik menuju pelabuhan. Petugas penyelamat akan mencoba untuk lebih dekat dengan perahu untuk membawa penumpang jika kondisi memungkinkan, kata Menteri Perkapalan Yunani Miltiadis Varvitsiotis kepada wartawan .

“Ini akan menjadi malam yang sangat sulit dan saya berharap bahwa semuanya akan berjalan dengan baik dan kami akan menyelamatkan semua penumpang dan semua awak kapal,” kata Varvitsiotis.

Angkatan Laut Italia mengatakan dua helikopter angkatan udara Italia, satu helikopter Superpuma Yunani dan pesawat Italia ambil bagian dalam penyelamatan, mengeluarkan penumpang dalam kelompok-kelompok kecil. Pesawat lain dan 10 kapal juga mengambil bagian dalam operasi penyelamatan.

Sebelumnya, juru bicara penjaga pantai Yunani Nikos Lagkadianos mengatakan hujan deras yang menghambat penyelamatan telah membantu mebendung api meskipun kapal itu masih menyala.

Penumpang yang ketakutan menceritakan bagaimana mereka harus bergerak ke daerah yang lebih tinggi di kapal untuk melarikan diri dari api.

“Kami pergi ke dek di mana ada sekoci, tetapi di beberapa titik kami merasa lantai terbakar dan kami pergi lebih tinggi menuju heliport,” kata Rania Fireou kepada televisi Yunani melalui telepon sebelum pengangkutan lewat udara dimulai.

“Ada banyak anak-anak dan orang tua kapal,” katanya. “Kami berkumpul bersama-sama dan kami mencoba untuk menghangatkan diri.”

Para pejabat penjaga pantai mengatakan Norman Atlantic, yang juga membawa lebih dari 200 kendaraan, berada pada 44 mil laut (sekitar 81 km) dari pulau terdekat ketika radio kapal tersebut meminta bantuan.

Komando operasi itu dipindahkan ke Italia setelah angin membawa kapal keluar dari wilayah Yunani.

Varvitsiotis mengatakan cuaca buruk, dengan kecepatan angin hingga 88 km per jam membuat operasi itu menjadi salah satu upaya penyelamatan yang paling kompleks yang pernah dilakukan Yunani.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*