Pasar Klewer Sejarah Kota Solo, Cerita kenangan Jokowi Dengan Pasar Klewer

news_22820_1412230937Sapujagat.com – Ketika pada jaman penjajahan Jepang di Indonesia, Pasar Klewer merupakan tempat pemberhentian kereta api yang digunakan sebagai tempat berjualan para pedagang pribumi.

Bahkan Pasar tersebut terkenal dengan sebutan Pasar Slompretan lantaran digunakan sebagai tempat berjualan. Kala itu, julukan slompretan diambil dari suara kereta api ketika akan berangkat yang mirip dengan tiupan terompet.

antan Gubernur DKI Jakarta ini punya kenangan dengan pasar kebanggaan warga Solo itu. Jokowi kerap kali mengenakan batik dalam kunjungan kerjanya dan blusukannya.

Namun batik yang dikenakan bukan buatan desainer handal. Jokowi mengatakan batik yang dikenakannya beli dari Pasar Klewer, Solo Jawa Tengah.

“Ini batik yang saya pakai dari Pasar Klewer,” kata Jokowi.

Menurut dia, batik yang dipakai bukan batik mahal. Kainnya pun biasa, bukan sutra.

“Ini batik kampungan. Ini bukan sutra. Nanti saya akan tunjukkan ini batik dari mana? Sepatu dari mana? Sandal dari mana?” katanya.

Baju-baju yang dipakai dirinya hanya berasal dari pasar. “Kainnya saja terus dijahitkan, lalu kemeja putih juga sama. Beli kain di pasar lalu dijahitkan.”

Menanggapi kebakaran di Pasar Klewer itu, Jokowi yang merupakan putra Solo angkat bicara mengenai kebakaran Pasar tersebut. Jokowi meminta pemerintah kota Solo untuk segera menyelesaikan kebakaran yang melanda Pasar Klewer.

“Sesaat yang lalu saya mendengar kabar Pasar Klewer Solo terbakar. Saya harap segera bisa dibereskan, juga kepada Pak Rudi Wali Kota Solo bisa dengan sigap menyelesaikan,” tulis Jokowi dalam akun Facebook-nya yang dikutip merdeka.com, Minggu (28/12).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*