Hujan Yang Terus Mengguyur di Bogor Menyebabkan Longsor di Lima Titik

Kendaraan  berusaha melintasi salah satu titik  longsor batu menutupi badan jalan  di lintasan jalan negara, Desa Leupung, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Aceh,Minggu (2/11).Sapujagat.com – Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, peristiwa longsor terjadi berurutan selama hujan mengguyur kawasan dari hari jumat (26/12/2012).

“Dari laporan yang masuk ada lima lokasi longsor yang terjadi berbarengan pada hari ini,” kata Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, dihubungi Antara di Bogor, seperti diberitakan Antara, Jumat (27/12) malam.

Budi memerinci lokasi longsor pertama terjadi di Jalur Puncak tepatnya di Riung Gunung. Tebing ambruk menutup sebagian jalan dan menumbangkan sebuah pohon yang menutup arus lalu lintas.

Lokasi longsor berikutnya masih terjadi di wilayah Puncak, tepatnya di Kampung Caringin RT 02/RW 04 Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua.

“Di Kampung Caringin longsor merusak tiga rumah dan satu orang meninggal dunia tertimbun longsor atas nama Iha usia 60 tahun,” kata Budi.

Longsor berikutnya terjadi berbarengan pada saat longsor di Puncak, berlokasi di Desa Lembah Duhur, Kecamatan Caringin. Dua rumah rusak tertimbun material longsor.

Lokasi longsor berikutnya di Desa Srogol Kecamatan Cigombong, tujuh rumah rusak berat di RT 18/RW 16 dan delapan orang dikabarkan terluka akibat peristiwa tersebut.

“Di Kecamatan Cigombong ada dua lokasi longsor di Desa Srogol dan Desa Ciburui ada tiga rumah rusak,” kata Budi.

Budi mengatakan, saat ini seluruh anggota BPBD dan Tim Reaksi Cepat Kabupaten Bogor telah dikerahkan ke lokasi longsor untuk melakukan upaya penanganan bencana seperti evakuasi dan pengiriman bantuan.

Menurut Budi, pihaknya masih belum bisa merekap data jumlah kepala keluarga yang terkena longsor, saat ini fokus utama adalah tanggap darurat.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*