Selama di Tempat Penampungan, Kementerian Sosial Akan Menanggung Kebutuhan TKI Ilegal

TKI-Ilustrasi-SOLOPOS-Agoes-RudiantoSapujagat.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, menyiapkan 3 Rumah Perlindungan dan Trauma Centre (RPTC) milik Pemerintah Kota Surabaya. Mereka akan ditampung sementara sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang mulai hari ini, Selasa (23/12) dijadwalkan tiba di Halim Perdana Kusuma dan Juanda, Surabaya. Ada 1.231 orang TKI dipulangkan dari Malaysia. Sejumlah 497 orang akan tiba sore ini, kemudian 734 orang akan menyusul besok.

“Selama di tempat transit harus menjamin kebutuhan makan dan minum. Jadi ada jaminan hidup per harinya Rp 20.000 per orang. Kemudian ada juga biaya untuk pakaian ganti mereka, yang rata-rata hanya menempel di badan,” ungkap Khofifah saat menghadiri Hari Ibu di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (23/12).

Dikutip dari Merdeka, Khofifah menceritakan kalau kondisi para TKI sangat memprihatinkan. Mereka rata-rata hanya memiliki baju yang menempel di badan. Tim dari yang berada di Malaysia telah melakukan langkah cepat untuk mereka.

Namun beberapa dari mereka yang bermasalah akan mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan. Jika memang ada yang secara kejiwaan mengalami masalah, Kemensos akan memberikan rujukan.

“Tapi kalau mereka tidak ada masalah, langsung pulang ke kampung masing-masing. Yang dimaksud bermasalah itu seperti mengalami psikotik, pasti akan reffer ke tempat-tempat di mana mereka bisa dirawat, RS Jiwa,” katanya.

Mereka hanya akan ditampung paling lama 14 hari, sampai proses pemulangan ke daerah masing-masing.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*