Dua Calon Terkuat Ketum PAN Yang Paling Mumpuni Untuk Memimpin PAN

uploads--1--2014--12--75277-hatta-rajasa-dan-zulkifli-hasan-bakal-bersaing-jadi-ketum-panSapujagat.com–  Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional Teguh Juwarno,  Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan dua petarung seimbang yang masuk dalam bursa pemilihan calon ketua umum PAN di Kongres 2015.

“Menurut saya akan mengerucut kedua kandidat Bang Hatta dan Bang Zul,” tutur Teguh di Jakarta, Jumat (19/12).

Menurutnya, hanya mereka yang paling mumpuni untuk memimpin PAN ke depannya. Lebih lanjut, ia menilai dengan mengerucutnya nama-nama calon ketua umum tersebut, kongres PAN mendatang akan dinamis dalam suasana yang demokratis.

Sebelumnya Ketua fraksi PAN Tjatur Sapto Edy mengatakan ada tiga nama yang diperkirakan akan maju dalam bursa pemilihan ketua umum, yakni Hatta Rajasa, Zulkifli Hasan dan Drajad Wibowo. Zulkifli Hasan pun sempat ditanyai mengenai hal tersebut, namun ia membantahnya dengan dalih fokus mengurusi MPR terlebih dahulu. Sedangkan Drajad juga masih enggan untuk mengomentari hal tersebut.

Lebih lanjut, Teguh mengakui besar pengaruh Amien Rais terhadap bakal calon ketua umum partai berlambang matahari terbit ini. Ia pun enggan untuk berkomentar apakah kemenangan Hatta Rajasa secara aklamasi di Kongres 2010 akan terulang kembali atau tidak di Kongres 2015.

“Pak Amien sebagai pendiri PAN tentu memiliki pandangan dan ijtihad sendiri untuk kebaikan PAN kedepan. Pengaruh beliau masih besar di PAN. Jadi sikap dan pandangan politik Pak Amien pasti akan menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan,” tegasnya.

Kongres III PAN 2010 lalu menjadi arena pertarungan antara Hatta Rajasa dan Drajad Wibowo. Kongres yang diselenggarakan di Batam ini sempat memanas karena adanya upaya aklamasi untuk Hatta Rajasa.

Hatta memang menang dalam kongres itu karena Drajad Wibowo mengundurkan diri dari pencalonanannya. Kerap diberitakan mundurnya Drajad atas permintaan dari pendiri PAN Amien Rais.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*