Pemerintah Siapkan Rp 30 M Untuk Relokasi korban longsor di Banjarnegara

075921300_1418467761-longsor_banjarnegaraSapujagat.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Samsul Maarif mengatakan, dirinya mendapat instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo untuk segera melakukan relokasi korban bencana longsor. Instruksi ini, menurut Samsul berpotensi ditentang oleh warga lantaran umumnya ingin dekat dengan pemukiman mereka semula.

Sebelumnya, Samsul mengatakan sebanyak 79 jenazah korban bencana longsor Banjarnegara, Jawa Tengah, sudah berhasil ditemukan.

“Presiden perintahkan agar masyarakat yang terkena bencana, 33 KK di Karangkobar, dan 42 KK di Wanayasa, segera dilakukan relokasi. Tentu akan meninggalkan keinginan masyarakat, karena masyarakat sering ingin mendapat tempat tidak jauh, maka kita cari tempat yang aman,” jelas Samsul di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (17/12).

Menurut Samsul, dana yang dibutuhkan untuk relokasi sekitar Rp 30 miliar. Nilai itu dibagi, Rp 5 miliar untuk perumahan, sisanya Rp 25 miliar untuk perbaikan jalan, rehabilitasi jembatan dekat lokasi longsor, drainase, bendungan, normalisasi sungai dan lain-lain.

“Dari Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sarankan bagaimana masyarakat yang sekarang di tempat pengungsian terutama di Karangkobar, dan Wanayasa bisa sustain kehidupannya. Maka siapkan untuk ekonomi produktif pertanian dan juga peternakan,” imbuh Samsul.

“BNPB melalui BPBD sudah lakukan sosialisasi. Kami lakukan rencana aksi terpadu yang merupakan hasil pemikiran upaya mitigasi yang dilakukan K/L, dan perlu dilakukan secara khusus pelatihan,” imbuhnya.

Sebagai langkah awal, akan ada bantuan stimulus berupa bibit cabai rawit, kol, bantuan ternak, kandang dan obat-obatan. Selain itu, akan disediakan pula pelatihan dan edukasi terkait potensi longsor bagi masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana seperti di Jawa Barat bagian Selatan, Jawa Tengah bagian Selatan, dan Jawa Timur.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*