Ingin Seperti Jokowi, Blusukan Djarot Harus Beri Warna Berbeda

djarot-blusukan_20141213_180206Sapujagat.com – Wakil Gubernur DKI  Djarot Saiful Hidayat berjanji akan sering blusukan seperti Jokowi. Namun, blusukan ini diharapkan memiliki warna baru dari blusukan Jokowi dahulu.

“Blusukan Pak Djarot harus berbeda dong dengan Pak Jokowi. Jangan sampai blusukan yang sekarang baru mau mengenali masalah padahal sekarang tahapannya sudah melanjutkan,” ujar pengamat Tata Kota Nirwono Yoga (17/12/2014).

Blusukan Djarot saat ini harus berbeda dengan yang dilakukan Jokowi saat menjabat sebagai gubernur. Terlebih melihat kesiapan Jakarta memasuki musim penghujan.

“Kalau teknis ada fokusnya di penanganan banjir. Itu kan sudah jelas yang harus dilakukan revitalisasi, drainasi, normalisasi kali, penambahan ruang terbuka hijau dan audit bangunan. Itu semua tinggal dilanjutkan karena tahun pertama sudah dilakukan tapi bagaimana follow up-nya sekarang,” ujarnya.

Saat Jokowi menjabat sebagai gubernur, hampir setiap hari ia bekerja dengan cara blusukan dan bertemu masyarakat. Ia turun ke lapangan untuk melihat kondisi nyata sebelum sebuah kebijakan diputuskannya. Semua pondasi kebijakan pun dinilainya sudah ditanam oleh Jokowi.

“Misalnya sekarang pasar Tanah Abang dan Pasar Minggu dulu penjualnya sudah dimasukkan dalam bangunan tapi sekarang kembali lagi, angkot kembali ngetem padahal dulu sempat ditertibkan. Kalau mau blusukan ya membuat evaluasi kinerja kenapa penjual-penjual itu harus ditertibkan lagi?” sambungnya.

Menurutnya, akar permasalahan di Jakarta juga besar dipengaruhi dari birokrasi yang lambat sehingga membuat warga mencari jalan pintas.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*