Hadapi Pasar Bebas Tahun Depan, Jokowi Memilih Lebih Dulu Serbu Pasar ASEAN

dpr-komunitas-ekonomi-asean-130401bSapujagat.com -Dirjen Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri, I Gusti Agung Wesaka Ouja mengatakan, jumlah penduduk Indonesia mewakili sekitar 40% dari total penduduk ASEAN yang sebanyak 625 juta orang. Karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin Indonesia melakukan serangan terlebih dahulu.

Bila tidak ‘menyerang’ duluan, Indonesia dengan 250 juta penduduk bakal hanya menjadi pasar.

“Harapan Presiden Joko Widodo bahwa dalam menyambut pembentukan Masyarakat ASEAN terutama Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Indonesia diharapkan terlebih dulu menyerbu pasar-pasar di negara-negara ASEAN lain,” tutur I Gusti di kantor Kemlu, Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Bila ini dilakukan, maka kestabilan ekonomi dalam negeri bisa terjaga. Selain itu, ujar I Gusti, Indonesia juga perlu menjadi bagian penting dari rantai produksi barang di kawasan dan di dunia.

I Gusti mengatakan, ada 3 faktor utama yang harus dilakukan agar MEA bisa berjalan dengan maksimal.

Pertama adalah pembangunan infrastruktur dan konektivitas di ASEAN.

Kedua melakukan kerjasama investasi, industri, dan manufaktur antar negara ASEAN.

Ketiga meningkatkan perdagangan intra ASEAN yang saat ini masih rendah, jelas I Gusti.

Untuk Indonesia, dalam 5 tahun ke depan, porsi perdagangan ke ASEAN ditargetkan mencapai 35-40% dari saat ini sekitar 24%.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*