Jokowi Akan Bangun Jalan Lebar-lebar Seperti di Rusia dan Tiongkok

346465_620Sapujagat.com -Infrastruktur harus dibangun untuk kebutuhan 100 tahun yang akan datang. Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin tanggung-tanggung perihal infrastruktur.

Pada sambutan pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) regional Kalimantan (RPJMN 2014-2019) di Kantor Wali Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (15/12/2014), Jokowi mengatakan, dirinya kagum dengan langkah pemerintah Tiongkok yang memiliki visi dalam membangun infrastruktur.

“Dekat Beijing ada kota Tianjin. Saya lihat pelabuhannya, ini dibangun untuk 100 tahun yang akan datang. Saya hanya ingin bandingkan dengan kita. Kita bangun sesuai kebutuhan. Tidak bisa ekspansi lagi,” jelas Jokowi.

Dia menyinggung soal pembangunan jalan di Indonesia yang kecil-kecil. Waktu mengunjungi Tiongkok, Jokowi mengaku kagum terhadap pembangunan jalan yang lebar.

“Saya tanya Presiden Tiongkok di Beijing, kenapa jalan di sini lebar-lebar. Infrastruktur itu semakin diundur semakin mahal. Akan kesulitan dan mahal. Lihatlah jalan di Rusia, jalannya lebar-lebar, sejak 50 tahun lalu. Kita ini kecil-kecil. Jadi mumpung murah, ini harus dipegang pemda, jadi pemda yang buat,” papar Jokowi.

Pada kesmepatan itu, Jokowi mencontohkan proyek pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta yang sulit diperluas karena lahan sudah ditempati masyarakat. Akhirnya terpaksa dilakukan reklamasi di tengah laut dengan biaya mahal.

“Inilah yang saya sampaikan tadi. Jangan berpikir (bangun) jalan itu 12 meter. Bikin sekalian 60 meter. Begitu saudara bikin 12 meter, langsung diduduki (masyarakat),” ungkap Jokowi kepada Gubernur dan Bupati se-Kalimantan yang hadir.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*