Aksi #Sydneysiege di Twitter, mendapatkan kecaman dari seluruh dunia !

aksi-selfie-di-lokasi-sydneysiege-dapat-kecaman-di-twitter

Hashtag #Sydneysiege hingga siang ini masih menjadi trending topic worldwide Twitter. Selain membicarakan kasus penyanderaan dan mengungkapkan rasa prihatin, para pengguna Twitter juga ramai-ramai mengecam aksi selfie yang dilakukan beberapa orang di sekitar lokasi penyanderaan.

Memang, lokasi penyanderaan kurang lebih 40 orang oleh dua lelaki bersenjata di sebuah kafe, Kota Sydney, Australia ini telah disterilkan. Namun dari radius 100 meter, masyarakat sipil masih bisa melihat di luar batas garis polisi. Akan tetapi, beberapa dari mereka malah terlihat asyik ber-selfie dengan raut muka gembira dan tak menunjukkan simpati sedikit pun untuk para korban yang disandera.

Aksi ini pun banyak mendapat kecaman keras bernada negatif dari para pengguna Twitter. Salah satunya adalah yang diungkap pengguna dengan akun Twitter @tinygert yang mengatakan, “If you took selfies at Martin Place today, don’t ever tell people you were eyewitness to the #Sydneysiege – you are an enormous f*cktard.”

Nampak tweet kecaman lain juga banyak bermunculan terkait aksi selfie ini dalam hashtag #Sydneysiege dalam beberapa jam terakhir.

“Just like I blame all muslims for the few doing #sydneysiege I also.blame all white people for the few taking selfies at the #sydneysiege” unggah akun @ChrisLong193.

“Shameful. What is wrong with some people?! MT @MarkDiStef Punters taking selfies 100m from Lindt Cafe #sydneysiege” cuit akun @jacquiet menanggapi salah satu akun yang mengunggah foto selfienya ke Twitter.

Dalam perkembangan terakhir kasus penyanderaan di Lindt Cafe di Martin Place ini, dikabarkan tiga sandera berhasil keluar dari kafe tersebut. Setelah itu, juga terekam ada dua pegawai Lindt Cafe yang berhasil kabur dari lokasi penyanderaan.

Dilaporkan oleh stasiun televisi CNN Internasional, Senin (15/12), kedua tawanan yang berhasil kabur merupakan pegawai wanita. Mereka mengenakan celemek toko dan lari menuju tempat para polisi berada untuk dilindungi. Keduanya terlihat menangis dan ketakutan.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*