Piala AFF [Semifinal leg-2] : Malaysia gilas tuan rumah Vietnam 4-2

malaysia

Gol kilat Malaysia melalui titik putih di awal pertandingan menjadi awal petaka bagi Vietnam pada leg kedua semi-final Piala AFF di Stadion My Dinh, Kamis (11/12) malam.

Vietnam berada di atas angin dan menjadi tim yang lebih diunggulkan setelah mengantungi kemenangan 2-1 di Shah Alam, empat hari yang lalu. Pertandingan itu diwarnai pula oleh aksi kekerasan sejumlah fans tuan rumah terhadap suporter lawan. Tensi sebelum pertandingan pun meningkat meski AFF belum memberikan keputusan disiplin apa pun.

Butuh “kekuatan 200 persen” seperti yang diutarakan pelatih Dollah Salleh sebelum laga, jalan Malaysia tampak lengang setelah wasit Toma Masaaki asal Jepang memberikan hukuman penalti kepada tuan rumah pada menit kedua. Bek kanan Que Ngoc Hai melakukan pelanggaran terhadap Indra Putra Mahayuddin. Meski eksekusi Safiq Rahim harus diulang, Tran Nguyen Manh tak mampu mencegah bola bersarang di dalam gawangnya.

Gol ini menggandakan beban di pundak para pemain Vietnam. Mereka mulai bermain tidak sabar dengan cepat-cepat ingin mencetak gol. Akibatnya, gol kedua bersarang di gawang Nguyen Manh pada menit ke-16. Umpan panjang Badhri Radzi sebenarnya dalam pengawasan sang kiper dan dua bek Vietnam. Namun, seperti yang terjadi dalam laga melawan Indonesia di fase grup, terjadi miskomunikasi. Norshahrul Idlan Talaha berhasil memanfaatkan kebingungan tersebut dan menceploskan bola ke dalam gawang kosong.

Malaysia di atas angin, tapi kewaspadaan kembali ketika Le Cong Vinh mempertipis jarak. Gol balasan Vietnam tercipta melalui eksekusi penalti setelah pelanggaran yang dilakukan Fadhli Shas. Saat berjuang mencari gol tambahan, gawang Vietnam malah kembali bobol. Umpan silang Indra Putra berbelok setelah membentur Dinh Tien Thanh pada menit ke-29.

Sinyal bendera putih Vietnam tersirat ketika pelatih Toshiya Miura menarik keluar gelandang diesel mereka, Ngo Hoang Thinh, dengan Le Tan Tai. Hoang Thinh tidak bermain bagus pada pertandingan ini dan banyak melepas operan yang sia-sia.

Malaysia menutup babak pertama dengan gol keempat saat tambahan waktu. Tidak ada yang memerhatikan Shukor Adnan saat menyambut situasi tendangan penjuru. Hasilnya, kapten Harimau Malaya itu dengan leluasa mengoyak gawang tuan rumah dari jarak dekat.

Keunggulan 4-1 di babak pertama membuat Malaysia menerapkan pendekatan yang lebih berhati-hati selepas jeda. Mereka lebih memerhatikan celah di barisan pertahanan ketimbang mengejar kedudukan. Permainan kompak Malaysia dan kepemimpinan Shukor Adnan menyulitkan Vietnam mencari gol tambahan.

Vietnam sempat menuai harapan pada menit ke-78 setelah Cong Vinh lolos dari jepitan dua pemain Malaysia. Sayangnya, gol itu menjadi yang terakhir dalam pertandingan. Pertahanan Malaysia tak lagi tertembus hingga peluit panjang berbunyi. Agregat berpihak kepada Malaysia, 5-4.

Malaysia akan berhadapan dengan Thailand di babak puncak. Leg pertama akan dimainkan di Bangkok, 17 Desember mendatang, dan leg kedua ganti digelar di Kuala Lumpur, tiga hari berselang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*