Mengenal Sistem AWS Milik BMKG untuk Antisipasi Cuaca Ekstrim

antarafoto-Musim230710

Sapujagat.com -Belum lama ini Untung melakukan blusukan ke beberapa lokasi sistem AWS untuk memastikan jaringan beroperasi dengan baik dan menghasilkan data yang valid.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak tahun 2004 telah memasang sistem AWS (Automatic Weather Stations) di wilayah Jabodetabek. Fungsi sistem ini untuk mendeteksi adanya cuaca ekstrem.

“Dengan adanya jaringan AWS di Jabodetabek ini, BMKG dapat menyampaikan informasi peringatan dini cuaca ekstrim. Informasi peringatan dini sangat diperlukan oleh beberapa instansi yang berkaitan dengan antisipasi terjadinya banjir di DKI,” kata Deputi Bidang Instrumentasi, Kalibrasi, Rekayasa dan Jaringan Komunikasi BMKG, Untung Merdijanto, seperti dikutip dari website resmi BMKG, Jumat (12/12/2014).

Dalam rangka memonitor fenomena alam di kawasan Jabodetabek, BMKG telah memasang 16 AWS. Lokasi AWS tersebut antara lain Halim Perdana Kusuma, TMII, Mekarsari, Padang Golf Jagorawi, Kampus IPB, Padang Golf Gunung Geulis, Citeko, Cibeureum, Padang Golf PIK, Padang Golf Modern Land, Cengkareng, BSD, Pondok Betung, Padang Golf Matoa, Parung dan Kemayoran.

“Untuk memberi informasi cuaca kepada masyarakat, penanggungjawab AWS Gunung Geulis Bogor menginginkan adanya display informasi cuaca di lobi para golfer. Pengelola AWS di TMII menginginkan informasi yang detail tentang AWS tersebut sebagai media pembelajaran dari para pengunjung,” ujar Untung.

AWS merupakan sistem yang dilengkapi sensor, misalnya sensor temperatur, kelembaban, arah dan kecepatan angin, dan lain-lain. Selain itu bagian lain di antaranya Remote Terminal Unit, Komputer, serta Unit LED untuk menampilkan data sehingga mudah untuk dilihat dan dicatat.

“Demikian pula AWS di IPB, disamping sebagai jaringan pengamatan BMKG, data dari AWS ini digunakan oleh mahasiswa sebagai data untuk bahan penelitian,” lanjutnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*