Ahok Bergeming dan Tak Akan Naikkan UMP

101455_bundarandemo

Sapujagat.com – “(Walaupun ditekan) kalau enggak ada dasar dan alasannya ya kita tolak,” kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2014).

Massa buruh lagi-lagi demo besar-besaran untuk meminta UMP dinaikkan. Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, para buruh meminta agar UMP dinaikkan dari Rp 2,7 juta menjadi Rp 3 juta. Menanggapi tuntutan itu, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bergeming.

Dia menegaskan tidak akan menaikkan UMP yang sudah disepakati meski pun dia dapat tekanan dari pihak buruh.

Ahok sudah membantu buruh dengan menyetujui komponen yang dianggap penting. Salah satunya soal air minum, penggantian tepung terigu jadi mie instan, serta menaikkan UMP dengan alasan adanya inflasi.

“Kalau ada alasannya ya kita bantu. Tugas saya kan membantu semua orang. Kayak alasannya soal Aqua, mie instan dan inflasi, itu saya perjuangkan. Tapi kalau mau nonton bioskop di 21 ya enggak bisa kan. Kalau enggak masuk akal ya kita tolak, fair-fair saja,” kata Ahok.

“Yah, mau demo ya gimana. Demo ya demo sajalah kan waktu itu sudah diperdebatkan, dan diperhitungkan, sudah dimasukin unsur itu (kenaikan BBM),” pungkasnya.

Mengenai buruh yang kini sedang longmarch dari Bundaran HI menuju Monas, Ahok mempersilakan mereka berdemo.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*