Merasa di Bohongi dan Dilecehkan, Menteri Susi Cabut Izin Kapal Milik Pengusaha

medium_95susi pujiastuti_18Sapujagat.com– Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merasa di bohongi oleh pengusaha-pengusaha pemilik kapal ikan karena dirinya hanya lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Untungnya dengan pengetahuan sebagai pengusaha perikanan dan jabatannya sebagai Menteri, Susi bisa menghukum orang-orang yang melecehkan dirinya tersebut.

“Saya sakitnya tuh disini (tunjuk dada) sudah dongkol pak. Wah ini melecehkan banget. Walaupun saya lulusan SMP tapi sudah diangkat jadi menteri kan. Tapi rupanya masih dianggap saya bisa dibodohi,” ujar Susi dihadapan para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Senin (8/12).

Susi mengaku bahwa dirinya pernah bercakap-cakap dengan salah seorang pengusaha kapal ikan berbendera asing mengenai jumlah tangkapan ikan menggunakan kapal berkapasitas 300 gross ton (GT). “Masa dia cuma bilang bisa dapat 50 ton? Saya tanya lagi itu 50 ton berapa lama? Dia jawab delapan bulan,” terang Susi.

Merasa dibodohi, Susi mengajukan pertanyaan berikutnya. “Saya tanya lagi berarti benar sehari bisa dapat 50 kilogram ya pak? Tidak rugi? Namun dia jawabnya ya jelas rugi dong bu. Wah saya dibohongi!” ujarnya.

Padahal menurut pengusaha-pengusaha ikan lainnya, kapal dengan muatan 300 gross ton seharusnya bisa mendapatkan ikan sebanyak 600 ton dalam setahun. Merasa dibohongi, Susi kemudian mencabut izin kapal milik pengusaha tersebut.

“Karena itu bukan hanya menyepelekan saya pribadi tapi juga menyepelekan kedaulatan negeri ini. Dan pengusaha itu jelas-jelas kapalnya memiliki identitas asing. Tidak ada bendera Indonesianya,” terang Susi.

“Kita sudah baik-baik minta keterangan. Nantinya kan keterangan yang kita minta ini juga akan kita gunakan sebagai landasan rencana kita kedepannya,” tandasnya.

Padahal Susi dan kementeriannya menginginkan tata kelola yang baik dan dirinya menginginkan adanya sifat kooperatif antara pengusaha dan pemerintah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*