CIA Mengungkapkan Amerika Serikat Telah Meretas Jaringan Seluler di Dunia

telecom

Sapujagat.com– Mantan anggota CIA, Edward Snowden mengatakan bahwa Amerika Serikat telah meretas hampir seluruh jaringan seluler di dunia.

Dikutip dari The Intercept, ia mempublikasikan sebuah dokumen yang mengatakan bahwa Amerika Serikat melalui Badan Keamanan Nasional (NSA), telah memata matai ratusan perusahaan dan organisasi internasional untuk menemukan kelemahan dalam teknologi ponsel untuk dimanfaatkan sebagai alat pengawasan.

Dokumen bernama AURORAGOLD ini juga mengungkapkan bagaimana NSA diam-diam akan memperkenalkan kelemahan sistem komunikasi kepada publik, sehingga mereka dapat menyadap setiap ponsel yang ada di dunia.

Menurut Snowden, operasi rahasia ini telah memantau isi pesan yang dikirim dan diterima oleh lebih dari 1.200 akun surat elektronik yang terhubung dengan jaringan operator seluler, dan ini memungkinkan NSA untuk melakukan peretasan ke dalam jaringan seluler yang ada.

Salah satu target yang paling diawasi oleh NSA adalah GSM Association, sebuah grup perdagangan Inggris yang berpengaruh besar pada perusahaan teknologi di Amerika Serikat termasuk Microsoft, Facebook dan Cisco.

Karsten Nohl, seorang kriptografer dan ahli keamanan ponsel mengatakan bahwa rincian yang terdapat dalam dokumen AURORAGOLD memiliki ruang lingkup yang sangat luas, sehingga memungkinkan NSA untuk mengakses hampir setiap jaringan ponsel di seluruh dunia.

“Mengumpulkan inventaris dan informasi seperti ini pada jaringan dunia memiliki konsekuensi yang besar,” kata Nohl dikutip dari The Intercept.

“Bahkan jika Anda mengatakan bahwa tidak ada hal yang harus disembunyikan, maka Anda harus melawan kebijakan yang memperkenalkan kerentanan keamanan pada publik. Karena sekali NSA memperlihatkan kerentanan itu, bukan hanya NSA yang dapat memanfaatkannya, tapi juga pihak lain,” lanjutnya.

Menanggapi ini, juru bicara NSA, Vanee Vines menyatakan bahwa pihaknya tidak melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan. Menurutnya, NSA bekerja untuk melaporkan dan mengidentifikasi komunikasi target asing yang valid, untuk mengantisipasi ancaman terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.

“NSA hanya mengumpulkan data komunikasi yang legal dan sesuai dengan aturan hukum untuk melihat respons terhadap intelejen asing terlepas dari sarana teknis yang digunakan untuk menyembunyikan komunikasi mereka,” ujar Vines.

Sebelumnya, tahun lalu The Washington Post melaporkan bahwa NSA telah berhasil memecahkan alogaritma enkripsi ponsel yang paling umum digunakan di dunia, yang dikenal sebagai A5/1. Namun informasi yang ada dalam dokumen AURORAGOLD ini memungkinkan untuk menghindari proses enkripsi yang lebih rumit.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*