Dunia Digital Bisa Buat Pasangan Ini Keliling Benua Amerika

p02d7r4sSapujagat.com– Dunia digital memang menjadi tempat untuk berbagi informasi, sekaligus mencari penghasilan. Pasangan yang dikenal dengan ‘The dot-com duo’ ini misalnya, mereka resign, dan traveling sambil kerja secara virtual.

Dunia digital memang menguntungkan banyak orang, khususnya para traveler. Pasangan kekasih asal AS memutuskan berhenti dari pekerjaan formal dan malah bisa keliling benua Amerika. Rahasianya: jadi digital nomad.

Valerie Conners dan Ayaz Nanji, pasangan berbeda kewarganegaraan yang dikenal dengan sebutan ‘The Dot-com Duo’. Dilansir oleh detikTravel dari BBC, Rabu (3/12/2014), mereka berdua resign dan memanfaatkan dunia digital untuk menafkahi perjalanan mereka.

Istilah ‘Digital Nomad’ mungkin bukan istilah yang baru di kalangan pecinta kegiatan traveling. Istilah tersebut merujuk pada seseorang atau lebih yang hidup berpindah-pindah, dan menggunakan dunia digital untuk membiayai kebutuhan sehari-hari mereka.

Pasangan ‘The Dot-com Duo’ misalnya, mereka merasa jenuh akan kehidupan normal yang berlangsung dari pukul 09.00-17.00. Ingin lebih menikmati hidup, mereka berdua keluar dari pekerjaannya dan menjadi ‘Digital Nomad.’

Sebelumnya, pasangan yang tinggal di New York ini hidup biasa dan memiliki pekerjaan tetap. Valerie mengelola website komedi Amerika bernama ‘The Colbert Report,’ sementara Ayaz bekerja di Google. Pekerjaan mereka berdua di dunia digital membuat mereka mendapat julukan tersebut.

Namun New York adalah kota yang sibuk, jadwal pekerjaan mereka lebih sering dari pukul 08.00 hingga 20.00. Penghasilan mungkin lebih, tapi sering habis untuk biaya sehari-hari. Belum lagi kurangnya waktu untuk menikmati hidup

Pertemuan Valerie dan Ayaz dimulai pada tahun 2010. Saat itu mereka tengah traveling keliling dunia selama delapan bulan. Tanpa disadari mereka saling menyukai, terlebih kecintaan soal traveling.

Akhirnya April 2012, Valerie resign dan memutuskan untuk traveling sambil kerja freelance. Barulah pada tahun 2013, Ayaz juga memutuskan untuk resign. Apartemen mereka di New York pun disewakan ke situs Airbnb, Homeaway, dan Craigslist.

Mereka pun memutuskan Miami sebagai destinasi pertama mereka. Dari situ mereka melanjutkan perjalanan ke arah Barat Daya Amerika, mengunjungi Taman Nasional di Utah, Montana, dan Wyoming. Awal tahun 2014, mereka menghabiskan empat bulan untuk traveling Amerika Latin.

Walaupun mereka berpindah sambil traveling, sehari-hari mereka tidak jauh dari laptop. Bekerja dengan memanfaatkan dunia digital, mereka mendapat pemasukan untuk membiayain hidup baru mereka. Mulai dari mengerjakan proyek freelance sampai pekerjaan kontrak.

Mereka sendiri bahkan mempunyai ‘digital content-creation agency’ sendiri. Dari usaha tersebut, mereka memperoleh pendapatan seperti saat bekerja di New York, hanya saja dengan cara hidup dan dari lokasi yang berbeda-beda.

Cerita mereka memang terdengar menyenangkan, setelah traveling sekitar dua tahun, Valerie dan Ayaz kembali ke tempat pertama mereka traveling, Miami. Di sana Ayaz melamar Valerie untuk menikah.

bukan berarti tanpa halangan. Tidak jarang mereka rindu akan keluarga dan teman, belum lagi pekerjaan kontrak atau freelance bisa berakhir kapan saja. Ada banyak ketidakpastian yang harus dihadapi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*