Premier League : Liverpool berhasil curi 3 point dari kandang Leicester City

B34UPT_CAAA05U5

Liverpool meraih kemenangan penting atas Leicester City, Rabu (3/12) dini hari WIB. Kemenangan ini membawa The Reds ke peringkat delapan klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan torehan 20 poin.

Leonardo Ulloa memaksa Simon Mignolet melakukan gol bunuh diri di paruh pertama, namun Adam Lallana mampu menyamakan kedudukan sebelum jeda. Di pertengahan babak kedua, Steven Gerrard membalikkan kedudukan dengan golnya dan Jordan Henderson mengunci kemenangan di menit akhir.

Babak Pertama
Awal yang kurang meyakinkan ditunjukkan oleh Liverpool. Martin Skrtel melakukan salah umpan dan Simon Mignolet tampak kurang senang dengan operan rekan setimnya itu.

Jelang menit ke-20, Mignolet melakukan kesalahan yang nyaris fatal. Kiper Belgia itu memberikan bola pada Esteban Cambiasso dan gawangnya begitu terbuka, kosong. Beruntung sepakan eks gelandang Internazionale itu meleset dari sasaran. Mignolet boleh bernafas lega.

Tak lama kemudian, Mignolet memberikan keunggulan pada Leicester. Menyusul kekalutan di kotak penalti, Ulloa menguasai bola dan menari bebas di kotak penalti Liverpool. Tak ada bek yang mengejarnya dan sang penyerang melepas sepakan ke mistar gawang Liverpool. Bola pantul membentur tubuh Mignolet dan terciptalah gol bunuh diri sang kiper.

Liverpool langsung membalas kesalahan Mignolet tersebut. Umpan silang dari luar kotak ditanduk oleh Morgan, lalu Lallana berlari menyambut bola yang lepas. Gelandang Inggris itu mengirim sepakan keras yang tak mampu diantisipasi Kasper Schmeichel dan kedudukan kembali imbang.

Babak Kedua
Leicester langsung tampil menjanjikan begitu jeda berakhir. Keraguan Skrtel dalam mengantisipasi bola nyaris membuahkan gol bagi Mahrez.

Namun, Liverpool justru unggul di tengah tekanan. Aksi Raheem Sterling berujung pada umpan silang ke kotak penalti, dimaksudkan untuk Lallana, tapi bola dibelokkan oleh bek Leicester. Sialnya, bola justru mengarah pada Gerrard yang tanpa ampun melepas sepakan keras ke gawang Schmeichel.

Tuan rumah tetap tampil unggul dan jauh lebih mengancam, tapi dewi fortuna tak berpihak pada mereka. Morgan dikartu merah karena melanggar Rickie Lambert yang bebas berlari ke gawang. Hadiah tendangan bebas setelahnya gagal dikonversi oleh Liverpool.

Bermain dengan sepuluh orang tak menjadi masalah bagi tuan rumah. Mereka tetap tampil ngotot dan berkali-kali membuat The Reds kelimpungan. Sepakan Cambiasso dan Ulloa jadi contohnya, tapi bola masih belum mampu bersarang ke jala Mignolet.

Jelang bubaran, Liverpool akhirnya membunuh laga lewat gol Jordan Henderson. Umpan terobosan Gerrard gagal diantisipasi oleh bek Leicester, bola jatuh di antara Sterling dan Schmeichel. Gelandang muda Inggris itu menarik Schmeichel ke pinggir gawang, lalu melakukan backheel ke arah Henderson. Ia pun dengan mudah mengirim bola ke gawang yang tak dijaga siapapun.

Setelahnya, lagu You’ll Never Walk Alone berkumandang keras di King Power Stadium.

SUSUNAN PEMAIN
LEICESTER
: Schmeichel, De Laet, Morgan, Wasilewski, Konchesky, Schlupp, Cambiasso, James, Mahrez, Vardy, Ulloa
LIVERPOOL: Mignolet, Manquillo, Johnson, Toure, Skrtel, Lucas, Gerrard, Henderson, Lallana, Sterling, Lambert

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*