Di Istana Bogor, Panglima TNI Menyebut Akan Cetak Intelijen Hebat

DSC_0218Sapujagat.com– Panglima TNI mengutarakan Tentara Nasional Indonesia akan memperkuat peran intelijennya kepada Presiden Joko Widodo dalam acara pengarahan Jokowi kepada para Panglima Komando Utama TNI di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11).

Moeldoko merasa Badan Intelijen Strategis (BAIS) saat ini mengalami penurunan kualitas. BAIS merupakan organisasi intelijen kemiliteran di bawah Markas Besar TNI. BAIS berfungsi untuk menyuplai analisis intelijen kepada Panglima TNI dan Kementerian Pertahanan.

“Saat in kami telah mendidik (intelijen) secara berkelanjutan. Kami ingin menciptakan manusia-manusia intelijen,” kata Moeldoko. Untuk itu BAIS bakal diperkuat.

Penguatan intelijen adalah satu dari empat kebijakan Panglima TNI.  Tiga lainnya adalah penguatan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI untuk meningkatkan kualitas prajurit TNI; modernisasi alutsista; dan menghilangkan ego sektoral.

“Kami akan mendatangkan alutsista (alat utama sistem persenjataan) yang cukup canggih. Untuk itu sumber daya manusia harus dikuatkan,” ujar Moeldoko.

Sementara minimalisasi ego sektoral bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan memperkuat soliditas TNI TNI.

TNI akan membangun sinergisitas antara kekuatan darat, laut, dan udaranya. “Kekuatan TNI, baik laut, darat, dan udara akan ditingkatkan dengan merancang software maupun hardware,” kata Moeldoko.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*