Drama Formula Satu di Akhir Tahun - Infotainment News Online Terkini

JagatOlahRaga

Drama Formula Satu di Akhir Tahun

on

hamilton_i_rosberg_w_bobby_cars_zdj_31Sapujagat.com– Balapan Formula Satu (F1) akan menjalani tahap terakhir yang juga menjadi penentu gelar juara dunia tahun ini di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (23/11). Tahap akhir ini menjanjikan balapan dramatis dan unik karena selain balapan final antara Lewis Hamilton dan Nico Rosberg, balapan kali ini juga akan diwarnai poin ganda untuk pertama kalinya di dunia balap jet darat tersebut.

Unggul 17 poin dari Rosberg, Hamilton sebenarnya lebih diunggulkan untuk meraih gelar juara dunia untuk kali kedua. Namun untuk sementara Rosberg memiliki keuntungan karena pembalap Jerman tersebut akan memulai balapan dari urutan paling depan.

Meski demikian, asa Hamilton tak surut untuk merebut gelar juara dunia. “Saya akan mengamankan 17 poin di Grand Prix Abu Dhabi dan meraih gelar juara tahun ini. Meski rekan satu tim saya (Rosberg) berada di posisi pertama di depan saya,” ujar pembalap asal Inggris itu seperti dikutip dari Formula 1.com, Minggu (23/11).

“Apa yang akan terjadi, terjadilah. Tidak ada gunanya memikirkan tentang itu. Apa yang dapat saya lakukan adalah memastikan saya melakukan yang terbaik yang dapat saya lakukan, dan hasilnya akan mengikuti, apapun itu. Saya merasa santai, saya merasa percaya diri, dan saya siap untuk menang,” kata Hamilton.

Sementara Rosberg menyadari dia setidaknya harus berada di posisi kelima agar memiliki kesempatan untuk merebut gelar juara dari Hamilton. Rosberg tahu dia membutuhkan sedikit keberuntungan untuk mengalahkan Hamilton.

“Menang atau kalah, poin ganda atau tidak, saya merasa bangga dengan apa yang saya capai tahun ini. Saya juga bangga menjadi bagian dari musim fantastis bersama Mercedes,” ujar Rosberg menjelang balapan terakhir di Abu Dhabi.

“Saya akan menjalani balapan ini tanpa rasa takut, dan dengan keyakinan penuh bahwa saya akan meraih gelar juara dunia. Ini semua tidak akan berakhir hingga garis finish,” lanjut Rosberg.

Dengan aturan poin ganda, Rosberg harus finish di urutan kelima untuk melewati raihan poin Hamilton –dengan anggapan Hamilton berada di peringkat kesepuluh atau di bawahnya. Bahkan jika Rosberg berada di peringkat kedua di akhir balapan, ia harus berharap Hamilton berada di posisi keenam atau di bawahnya.

Hamilton juga tetap akan memastikan gelar juara dunia andaikan Rosberg keluar sebagai juara di GP Abu Dhabi dan dirinya berada di peringkat kedua.

Balapan yang akan berlangsung 55 putaran dengan jarak 305.355 kilometer ini tidak hanya akan fokus pada duel pembalap Mercedes saja. Balapan Abu Dhabi juga menjadi balapan ‘perpisahan’ sejumlah pembalap dari tim mereka masing-masing.

Di Red Bull, GP Abu Dhabi akan menjadi kali terakhir bagi Sebastian Vettel membalap bersama mereka. Juara dunia empat kali tersebut di musim depan akan membalap bersama tim kuda jingkrak Ferrari.

Sementara masa depan pembalap Ferrari, Fernando Alonso, masih belum jelas meski rumor dirinya akan kembali ke McLaren semakin kencang.

Namun fokus ‘perpisahan’ akan jatuh pada pembalap asal Inggris Jenson Button yang mungkin saja akan menjadi kali terakhir dirinya membalap di dunia F1.

Selain itu, Caterham yang mengalami kesulitan finansial dan absen di dua balapan terakhir di Amerika Serikat dan Brazil, kini akan kembali ikut balapan setelah keberhasilan mereka menggalang dana dari para donatur.

Salah satu pembalap mereka, Will Stevens, juga akan menjadikan GP Abu Dhabi sebagai balapan pertamanya di dunia F1. Selain Stevens, Esteban Ocon dari tim Lotus dan Adderly Fong dari tim Sauber juga akan menjalani debut mereka di dunia jet balap tersebut.

Balapan ini menyuguhkan duel dua sahabat yang akan berebut gelar juara dunia, perpisahan para pembalap dengan timnya, hingga impian yang terwujud bagi sebagian pembalap untuk akhirnya merasakan kompetisi balapan F1. Melihat semua itu, tak heran GP Abu Dhabi menjanjikan drama terbesar di musim balapan tahun ini.