TNI: Senjata Semua Sudah Kembali

9873912_20140507_102303Sapujagat.com -Bentrok senjata terjadi di Mako Brimob Kepri antara anggota Batalyon Infanteri 134 dengan kesatuan Brigade Mobile Polri di Batam, Rabu (19/11/2014). Akibat insiden ini, satu anggota TNI tewas.

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjijanto menyatakan ada indikasi salah satu kesatuan yang terlibat dalam bentrok di Batam membobol gudang senjata. TNI sendiri menyatakan senjata-senjata yang digunakan kesatuannya dalam insiden penembakan di Mako Brimob Kepulauan Riau itu sudah kembali semua.

“Saya sampaikan senjata semua sudah kembali. Semuanya sudah ada seratus persen, nggak ada lagi yang hilang,” ujar Sesdispen AD Kolonel Caj Sumirat Kriswasana di Kawasan Cikini, Jakpus, Kamis (20/11/2014).

Meski gitu, Kris tidak mau merinci mengenai jenis dan jumlah senjaya yang dimaksud. Ia hanya memastikan saat ini keadaan sudah kondusif dan tidak ada lagi penembakan di lokasi.

“Intinya semua senjata sudah aman. Pasti akan diadakan penyelidikan bersama sampai sejauh mana tentang kejadian ini. Sekarang sedang berjalan ke sana, penelitian,” kata Kris.

Kris juga memastikan permasalahan di antara 2 institusi keamanan negara ini akan diselesaikan secara baik-baik. Untuk memperbaiki keadaan yang memanas, Polri dan TNI disebut akan mengadakan kegiatan sosial dan kerjasama terhadap para aparat yang terlibat bentrok kemarin.

“Akan menyelesaikan secara tuntas baik, Polri maupun TNI, secara proporsional dan akan mengedepankan proses hukum yang berlaku. Kita ada prosedurnya yang meriksa siapa, Polisi ada, kita juga ada. Ke depan akan diupayakan kerjasama, olahraga bersama, dan kegiatan bersama,” tukas Kris.

Sebelumnya Menkopolhukam Tedjo Purdjijanto menyebut ada indikasi penjebolan gudang senjata oleh salah satu kesatuan, TNI atau Polri. Tedjo menyebut kesatuan itu tidak mengindahkan perintah atasannya.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*