Terjadi lagi, bentrokan antara TNI – Polisi di Batam

20140923_103841_tni polri

Tentara dan aparat kepolisian kembali bentrok di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (19/11). Berawal dari saling tatap sengit, berlanjut ke percekcokan, personel dari kedua institusi lantas terlibat aksi bentrok. Markas Komando Brimob dirusak. Suara tembakan pun terdengar dari Mako Brimob sampai malam hari.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno menyatakan saat ini para petinggi TNI dan Polri berkonsentrasi untuk menyelesaikan pertikaian di Batam tersebut. Ini kali kedua polisi dan TNI bentrok di Batam dalam dua bulan terakhir. Peristiwa serupa terjadi pada akhir September lalu.

“KSAD (Letjen Gatot Nurmantyo) dan Pangdam sudah ada di Batam. Kapolri (Jenderal Sutarman) sudah dalam perjalanan menuju Batam,” kata Tedjo kepada CNN Indonesia, Kamis (20/11). Ia telah melaporkan perkembangan terbaru dari peristiwa bentrokan itu kepada Presiden Joko Widodo pukul 01.30 WIB tadi.

Menurut Tedjo, situasi di lapangan saat ini telah kondusif. Bentrokan berhasil diredam pada pukul 23.30 WIB, Rabu malam. Saat ini seluruh pihak terkait tengah berupaya untuk memediasi dan menyatukan personel TNI dan aparat polisi yang bertikai.

“Semua sudah terkendali di Batam. Anggota TNI sudah kembali ke kesatrian, polisi juga sudah kembali ke markas,” ujar Tedjo.

Ia masih menghitung kerugian akibat peristiwa bentrok itu. “Karena ada kerusakan akibat lemparan kaca dan batu,” kata Tedjo.

Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Mayjen Fuad Basya mengatakan perselisihan antara anggota Yonif-134 dan personel Brimob dipicu oleh masalah sepele. “Empat anggota kami (TNI) sedang ngopi di warung. Kemudian melintas beberapa anggota Brimob. Di situ terjadi saling tatap,” kata dia.

Dari saling tatap di Jalan Trans Barelang, Kecamatan Sagulum itulah, ujar Fuad, tanpa alasan jelas terjadi adu mulut di antara kedua pihak. Situasi sempat mereda, namun anggota Yonif dan personel Brimob itu malah memanggil rekan-rekannya. Bentrok pun tak terhindarkan.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*