Akhirnya.. Tarif Angkutan Naik 10 Persen - Infotainment News Online Terkini

JagatNews

Akhirnya.. Tarif Angkutan Naik 10 Persen

on

233584_direktur-utama-pt-kereta-api-indonesia-ignasius-jonan_663_382Sapujagat.com– Guna menyiasati dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, Pemerintah mempersilahkan transportasi darat menyesuaikan tarif angkutan umum . Himbauan dari  Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bahwa kenaikannya maksimum 10 persen.

“Tapi saya rasa implementasinya di lapangan sangat sulit karena hal ini berkaitan dengan bisnis mereka. Tapi Kami tidak ingin himbauan 10 persen tadi menjadi alasan operator untuk menurunkan kualitas pelayanan dan keselamatan penumpang,” ujar Jonan di kantornya, Selasa (18/11).

Himbauan tersebut, kata Jonan, didasarkan pada angka kenaikan harga BBM bersubsidi dan daya beli masyarakat. Kendati demikian, jajaran Kemenhub hanya memiliki kewenangan mengawasi kenaikan tarif pada angkutan umum kelas ekonomi untuk trayek antarkota-antarprovinsi. Sementara untuk trayek antarkota-antardaerah menjadi kewenangan pemerintah daerah untuk mengawasi.

Menanggapi ancaman Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda), Jonan meminta semua pihak berkepala dingin dalam menyikapi kenaikan harga BBM bersubsidi. Dia berharap pelaku usaha transportasi umum tidak melakukan mogok karena pemerintah telah memberikan izin kenaikan tarif angkutan pada kisaran yang rasional.

“Saya mengerti karena bekas operator. Tapi apapun alasannya, setiap ada kenaikan tarif akibat BBM, inflasi, hingga nilai tukar Rupiah harus disertai perbaikan layanan agar kedepannya operator kendaraan bisa meningkatkan layanan ke masyarakat,” ujarnya.

Sebagai informasi, himbauan kenaikan tarif 10 persen hanya berlaku pada transportasi darat. Sementara untuk transportasi penerbangan perintis diketahui tidak ada perubahan tarif, begitu juga dengan angkutan penyeberangan laut.

Untuk angkutan kereta api, akan terjadi kenaikan tarif yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.”Ada yang Rp 2.000, ada juga yang Rp 9.000 sampai Rp 12.000 tergantung dari jaraknya,” tutur Mantan Direktur Utama PT KAI tersebut.