Prampokan di Singapura akan diselidiki oleh Bank Indonesia

A0dg63KIuISapujagatcom – Kasus perampokan di Singapura yang mencelakakan pria bernama Kang Tie Tie. Sebelumnya dia menukarkan uang dari Batam lalu dirampok di Singapura, Jumat (14/11).  Akan di selidiki oleh Kantor Bank Indonesia yang berada di Kepulauan Riau.

Menurut laporan asiaone.com, penyelidikan itu akan mengungkap soal kebenaran pebisnis tersebut membawa uang sebanyak Rp 5 miliar keluar dari Batam dan tidak terdeteksi oleh petugas.

“Kita akan menyelidiki kasus untuk mencari kebenaran yang ada, termasuk memeriksa tempat penukaran uang yang disinggahi korban dan bagaimana ia bisa membawa uang dalam jumlah besar tanpa diketahui oleh petugas,” ujar kepala Bank Indonesia di Batam Gusti Raizal Eka Putra, Minggu (16/11).

Warga negara Indonesia lainnya yang membawa uang lebih dari Rp 100 juta keluar negeri diharuskan melapor ke kantor Bea Cukai.

Kang ditusuk dan dirampok oleh seorang pria bernama Arun, 38 tahun, ketika ia sedang berada di Raffles Place, Singapura, Jumat pekan lalu. Tersangka adalah Warga Negara Indonesia (WNI).

Departemen Investigasi Kriminal di Singapura mengharapkan Kedutaan Besar Indonesia di Singapura memberikan informasi mengenai kasus ini.

Pejabat Kedutaan Indonesia di Singapura, Sukmo Yuwono mengatakan kedua orang tersebut, korban dan pelakunya adalah WNI.

Jumat pekan lalu, Kang Tie Tie baru keluar dari stasiun MRT di Raffles Place, Singapura, ketika seseorang secara paksa mengambil tas yang sedang dipakainya. Tak hanya merampok, pria yang diketahui bernama Arun it, juga menusuk Kang di beberapa bagian tubuhnya. Mereka menangkap Arun dan membantu Kang dengan membawanya ke rumah sakit terdekat.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*