Negara Eropa Mendesak FIFA Agar Berbenah Perihal Kasus Dugaan Suap Di Piala Dunia

uefa-Sapujagat.com – Jika FIFA tidak melakukan langkah perbaikan secara mendasar, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) akan melakukan lobi kepada Federasi Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) untuk melakukan boikot pada Piala Dunia selanjutnya.

Mantan bos FA, David Bernstein, berkata kepada BBC Sport bahwa ini saatnya untuk mengambil tindakan drastis melawan organisasi tertinggi di dunia sepak bola tersebut.

Ia percaya bahwa tanpa dukungan negara-negara Eropa, turnamen Piala Dunia tidak akan dianggap serius dan aksi boikot Piala Dunia akan didukung masyarakat Inggris.

Tak hanya menyerukan boikot, Bernstein juga undur diri dari satuan pelaksana anti-diskriminasi FIFA.

Ia menyatakan bahwa tim anti-diskriminasi itu tidak berfungsi efektif dan ia tidak ingin lagi berhubungan dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan FIFA.

Badan yang dipimpin Sepp Blatter tersebut, menurut Bernstein, seolah seperti kerajaan Uni Soviet lama yang membahayakan kredibilitas sepak bola.

Pernyataan-pernyataan Bernstein keluar setelah munculnya kontroversi terkait penyelidikan kasus dugaan suap di Piala Dunia. Pengacara yang melakukan investigasi kasus tersebut, Michael Garcia, bahkan mengkritik FIFA karena salah menginterpretasi hasil penyelidikannya.

Di bawah kepemimpinan Bernstein, FA gagal untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018.

“Inggris tidak bisa melakukan ini sendirian — tidak ada negara yang bisa,” kata Bernstein.

“Saya pikir Inggris bisa mempengaruhi FIFA melalui UEFA. Namun, untuk memiliki daya tawar, Inggris harus mempertimbangkan untuk memboikot Piala Dunia, kecuali FIFA mau memperbaiki diri.”

“Jika saat ini saya masih berada di FA, saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mengajak negara Eropa lain untuk mengambil sikap ini.”

“Ada saatnya kami harus berhenti berbicara dan melakukan sesuatu,” kata Bernstein pada wawancara eksklusifnya dengan BBC seraya menambahkan bahwa negara-negara kuat seperti Jerman, Spanyol, Italia, Perancis dan Belanda memiliki kekuatan untuk mempengaruhi proses reformasi FIFA.

Beberapa waktu lalu, presiden Liga Sepak Bola Jerman, Reinhard Rauball, berkata bahwa UEFA bisa saja meninggalkan FIFA jika laporan Garcia tidak dipublikasikan secara lengkap.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*