Dahsyat !!! Google semakin berjaya dengan menguasai 50% laba iklan mobile dunia

Google-Fiber

Siapa yang tidak mengenal google ? search engine yang mampu memberikan kita berbagai macam ilmu dan pengetahuan, serta manufer – manufer peralatan canggih yang google buat mampu membuat google ini semakin perkasa di kancah dunia.

Para pembicara yang hadir di MMAF Indonesia 2014 cukup rajin mengungkap fakta-fakta mencengangkan seputar perkembangan dunia mobile nasional dan internasional. Salah satunya adalah Tauseef Riaz dari Indosat.

Menghadirkan topik bahasan ‘bagaimana mobilitas dapat merubah dunia periklanan unTuk selamanya’, Tauseef memperlihatkan pada peserta bila sekarang konsumsi media global sudah mulai diambil alih oleh media online.

Seperti yang diperlihatkan Tauseef lewat sebuah presentasi, saat ini konsumsi media global sudah memperlihatkan tren peralihan dari media offline ke media online. Hal ini terlihat dari prosentase konsumsi media online yang sudah mencapai 55 persen, menyalip konsumsi media offline yang tertinggal di angka 45 persen.

Khusus di media online sendiri, Tauseef juga menunjukkan sebuah fakta yang cukup mengagetkan tentang penguasa mobile advertisingatau iklan mobile global. Ternyata, saat ini dunia mobile ad tengah dikuasai oleh Google dan Facebook. Bahkan, Google berkontribusi terhadap sekitar 49 persen atau hampir setengah dari keuntungan global untuk iklan mobile.

Di tempat kedua ada Facebook dengan kontribusi keuntungan 18 persen, disusul Twitter di angka 3 persen. Sementara itu, sumber-sumber mobile ad online lain masih punya bagian yang cukup besar, hingga 30 persen.

Angka 30 persen yang ditunjukkan oleh Tauseef itu menyimpan potensi yang bisa dimanfaatkan oleh media online termasuk dari tanah air. Mengingat saat ini jumlah CPC (Cost-per-Click) dari iklan online terus mengalami pertumbuhan, masih terbuka ruang lebar untuk pemain mobile ad lain yang ingin meraup keuntungan dari bisnis periklanan online.

Dengan munculnya Facebook dan Twitter sebagai penguasa mobile ad, tidak salah bila lewat gelaran MMA Forum Indonesia 2014 kali ini banyak yang berharap Indonesia bisa segera membuat ‘the next’ Facebook atau Twitter yang nantinya bisa ikut membantu pertumbuhan industri dan marketing mobile tanah air.

Loading…

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*